Afgan lebih banyak belajar menyanyi secara otodidak, meski pernah juga kursus vokal tapi pada dasarnya dari hobby. Dan saking hobbynya, dari kecil dia biasa bernyanyi-nyanyi sendiri dimanapun dan kapanpun. Terus bagaimana untuk urusan lainnya ? Jadi untuk urusan yang lain, mungkin lebih tepat kita jadikan Afgan sebagai sahabat. Sahabat yang saling menyayangi dan mengingatkan karena dalam beberapa hal mungkin Afgan harus banyak belajar dari kalian. Jadi mari kita ambil sikap yang benar. Untuk urusan menyanyi plus akting sekarang, mari kita dukung dia dan bolehlah kita idolakan. Menempatkan Afgan sebagai idola dalam segala hal sungguh akan sangat membebani dia dan akan sangat mengecewakan kalian bila ternyata dia tak memenuhi harapan kalian. afganisme :)
Buat yang pernah mendampingi dia seharian seperti Moderator Afganisme pasti heran lihat afgan tuh terus saja bernyanyi dimanapun saat ada waktu luang. Maka tak heran kalau suara dan cara bernyanyinya cukup terasah.
Jadi, Untuk urusan menyanyi Afgan memang jago, maka lebih dari pantas kalau dia kita idolakan.
Selain menyanyi, dia itu ya ordinary people seperti remaja pada umumnya, seperti kalian juga. Lihatlah pada diri kalian sendiri, pasti adalah iseng dan bandelnya. Dan karena dia lahir dan besar di ibukota jadi dia juga tumbuh seperti remaja Jakarta pada umumnya.
Ada suatu momen yang sangat menarik dan pernah ditampilkan infotainment. Saat nama Afgan boom di pasar musik Indonesia, pada suatu show di Cilandak Town Square afgan harus dilarikan oleh banyak pengawal untuk diamankan dari kejaran para penggemarnya.
Mata Afgan berkaca-kaca melihat ratusan fansnya setia menunggu di balik kaca gedung sambil histeris berteriak memanggil namanya. Dia benar-benar tak menyangka akan begitu besarnya perhatian orang pada dia padahal dia merasa orang biasa saja. Dia benar-benar merasa jauh dari pantas untuk diidolakan apalagi dia baru memulai karirnya.
Namun selebihnya mari kita jadikan dia sebagai sahabat. Sebagai manusia biasa pastilah suatu saat berbuat salah, kalau itu terjadi maka sebagai sahabat tugas kita untuk mengingatkan atau membimbingnya dan bukan malah mencaci-maki dan meninggalkan dia terperosok lebih dalam. Kita bisa contoh mama kita, sebesar apapun kesalahan anaknya pasti dia memaafkan dengan penuh kasih.
Kamis, 29 Juli 2010
AFGAN itu idola atau sahabat?
di buat buat vidya citra paramadina waktu 00.10.00
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 ayo jawab:
Posting Komentar